{"id":670,"date":"2023-07-21T19:12:24","date_gmt":"2023-07-21T19:12:24","guid":{"rendered":"https:\/\/chemuza.org\/id\/kalsium-peroksida-cao2\/"},"modified":"2023-07-21T19:12:24","modified_gmt":"2023-07-21T19:12:24","slug":"kalsium-peroksida-cao2","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/chemuza.org\/id\/kalsium-peroksida-cao2\/","title":{"rendered":"Kalsium peroksida \u2013 cao2, 1305-79-9"},"content":{"rendered":"<p>Kalsium peroksida (CaO2) adalah senyawa kimia yang melepaskan oksigen saat bersentuhan dengan air. Ini umumnya digunakan sebagai zat pengoksidasi dalam aplikasi industri dan pertanian, termasuk remediasi tanah dan pengolahan air limbah.<\/p>\n<figure class=\"wp-block-table\">\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td> Nama IUPAC<\/td>\n<td> Kalsium dioksida<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td> Formula molekul<\/td>\n<td> CaO2<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td> nomor CAS<\/td>\n<td> 1305-79-9<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td> Sinonim<\/td>\n<td> Kalsium superoksida; Kalsium dioksida peroksida; CP<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td> Di ChI<\/td>\n<td> InChI=1S\/Ca.O2\/c;1-2\/q+2;-2<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<\/figure>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"> <strong>Sifat kalsium peroksida<\/strong><\/h2>\n<h3 class=\"wp-block-heading\"> Formula kalsium peroksida<\/h3>\n<p> Rumus kimia kalsium peroksida adalah CaO2, yang menunjukkan bahwa senyawa tersebut mengandung satu atom kalsium dan dua atom oksigen. Rumusnya merupakan representasi komposisi suatu senyawa dan berguna dalam menentukan massa molar dan sifat-sifat lain suatu zat. Kalsium peroksida umumnya digunakan sebagai zat pengoksidasi dalam berbagai aplikasi industri dan pertanian, termasuk remediasi tanah, pengolahan air limbah, dan produksi gas oksigen.<\/p>\n<h3 class=\"wp-block-heading\"> Massa Molar Kalsium Peroksida<\/h3>\n<p> Massa molar kalsium peroksida, yang dinyatakan dengan rumus kimia CaO2, adalah 72,077 g\/mol. Massa molar adalah massa satu mol suatu zat dan biasanya digunakan untuk mengkonversi antara massa dan mol dalam reaksi kimia. Mengetahui massa molar CaO2 berguna dalam menentukan berapa banyak zat yang dibutuhkan untuk suatu reaksi tertentu.<\/p>\n<h3 class=\"wp-block-heading\"> Titik didih kalsium peroksida<\/h3>\n<p> CaO2 adalah senyawa padat dan tidak memiliki titik didih dalam pengertian tradisional. Sebaliknya, ia mengalami dekomposisi termal ketika dipanaskan, melepaskan gas oksigen dan meninggalkan kalsium oksida. Proses ini terjadi pada suhu di atas 150\u00b0C (302\u00b0F).<\/p>\n<h3 class=\"wp-block-heading\"> Titik Leleh Kalsium Peroksida<\/h3>\n<p> Titik leleh CaO2, yaitu suhu perubahan wujud padat menjadi cair, kira-kira 350\u00b0C (662\u00b0F). Titik leleh yang tinggi ini disebabkan oleh ikatan ionik yang kuat antara atom kalsium dan oksigen senyawa tersebut.<\/p>\n<h3 class=\"wp-block-heading\"> Kepadatan kalsium peroksida g\/mL<\/h3>\n<p> Massa jenis CaO2 adalah 2,91 g\/mL. Massa jenis adalah ukuran jumlah massa per satuan volume dan berguna dalam menentukan berapa banyak ruang yang ditempati suatu zat.<\/p>\n<h3 class=\"wp-block-heading\"> Berat Molekul Kalsium Peroksida<\/h3>\n<p> Berat molekul CaO2 adalah 72,077 g\/mol. Nilai ini dihitung dengan menjumlahkan berat atom seluruh atom dalam rumus kimia CaO2. <\/p>\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"alignright size-large is-resized\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" src=\"https:\/\/chemuza.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/CaO2.jpg\" alt=\"Kalsium peroksida\" width=\"122\" height=\"102\" srcset=\"\" sizes=\"auto, \"><\/figure>\n<\/div>\n<h3 class=\"wp-block-heading\"> Struktur kalsium peroksida<\/h3>\n<p> CaO2 memiliki struktur kristal dimana setiap ion kalsium dikelilingi oleh enam atom oksigen. Atom oksigen tersusun dalam geometri tetrahedral di sekitar ion kalsium, dengan setiap oksigen membentuk ikatan kovalen dengan ion kalsium. Senyawa tersebut berwarna putih atau kekuningan dan tidak larut dalam air.<\/p>\n<figure class=\"wp-block-table\">\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td> Penampilan<\/td>\n<td> bubuk putih<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td> Kepadatan spesifik<\/td>\n<td> 2,91 gram\/cm\u00b3<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td> Warna<\/td>\n<td> Putih atau kekuningan<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td> Bau<\/td>\n<td> Tidak berbau<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td> Masa molar<\/td>\n<td> 72,077 g\/mol<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td> Kepadatan<\/td>\n<td> 2,91 gram\/ml<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td> Titik fusi<\/td>\n<td> ~350\u00b0C (662\u00b0F)<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td> Titik didih<\/td>\n<td> Terurai di atas 150\u00b0C (302\u00b0F)<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td> Titik kilat<\/td>\n<td> T\/A<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td> Kelarutan dalam air<\/td>\n<td> Tidak larut<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td> Kelarutan<\/td>\n<td> Tidak larut dalam pelarut organik<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td> Tekanan uap<\/td>\n<td> T\/A<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td> Kepadatan uap<\/td>\n<td> T\/A<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td> pKa<\/td>\n<td> T\/A<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td> pH<\/td>\n<td> T\/A<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<\/figure>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"> <strong>Keamanan dan Bahaya Kalsium Peroksida<\/strong><\/h2>\n<p> CaO2 menghadirkan beberapa potensi bahaya dan masalah keamanan. Ini adalah zat pengoksidasi dan dapat menyebabkan kebakaran atau ledakan jika bersentuhan dengan bahan organik, seperti minyak atau bahan bakar. Selain itu, ia dapat bereaksi hebat dengan asam tertentu, seperti asam klorida. Kontak dengan mata, kulit atau sistem pernapasan dapat menyebabkan iritasi, dan jika tertelan atau terhirup dapat menyebabkan efek kesehatan yang lebih serius. Penting untuk menangani CaO2 dengan hati-hati dan mengikuti prosedur keselamatan yang benar, termasuk mengenakan pakaian pelindung dan kacamata serta bekerja di area yang berventilasi baik.<\/p>\n<figure class=\"wp-block-table\">\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td> Simbol bahaya<\/td>\n<td> Agen pengoksidasi, Iritan<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td> Deskripsi Keamanan<\/td>\n<td> Hindari kontak dengan bahan organik, Kenakan pakaian pelindung dan kacamata, Bekerja di tempat yang berventilasi baik<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td> Nomor identifikasi PBB<\/td>\n<td> UN1457<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td> kode HS<\/td>\n<td> 2825.90.90<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td> Kelas bahaya<\/td>\n<td> 5.1 (Agen pengoksidasi)<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td> Kelompok pengepakan<\/td>\n<td> AKU AKU AKU<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td> Toksisitas<\/td>\n<td> Dapat menyebabkan iritasi jika terkena mata, kulit, atau sistem pernafasan. Dapat menyebabkan efek kesehatan yang lebih serius jika tertelan atau terhirup.<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<\/figure>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"> <strong>Metode sintesis kalsium peroksida<\/strong><\/h2>\n<p> Berbagai metode dapat mensintesis CaO2.<\/p>\n<p> Metode yang umum melibatkan reaksi <a href=\"https:\/\/chemuza.org\/id\/kapur-tohor-kalsium-oksida-cao\/\">CaO<\/a> dengan <a href=\"https:\/\/chemuza.org\/id\/hidrogen-peroksida-h2o2\/\">hidrogen peroksida<\/a> dengan adanya air. Metode lain melibatkan reaksi <a href=\"https:\/\/chemuza.org\/id\/kalsium-hidroksida-caoh2\/\">Ca(OH)2<\/a> dengan <a href=\"https:\/\/chemuza.org\/id\/hidrogen-peroksida-h2o2\/\">hidrogen peroksida<\/a> . Dalam kedua kasus tersebut, produk yang dihasilkan adalah CaO2 dan air.<\/p>\n<p> Metode lain melibatkan reaksi <a href=\"https:\/\/chemuza.org\/id\/kalsium-hidroksida-caoh2\/\">Ca(OH)2<\/a> dengan natrium peroksida. Ini menghasilkan CaO2 dan natrium hidroksida.<\/p>\n<p> Reaksi antara CaCl2 dan natrium peroksida juga familiar. Ini menghasilkan CaO2 dan natrium klorida.<\/p>\n<p> Di laboratorium, CaO2 juga dapat diproduksi melalui reaksi logam kalsium dengan gas oksigen. Namun, metode ini tidak praktis untuk produksi skala besar karena mahalnya harga logam kalsium.<\/p>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"> <strong>Kegunaan Kalsium Peroksida<\/strong><\/h2>\n<p> CaO2 memiliki banyak kegunaan di beberapa sektor. Berikut adalah beberapa aplikasi yang paling umum:<\/p>\n<ul>\n<li> Pertanian: Digunakan sebagai sumber oksigen dalam sanitasi tanah dan sebagai pengawet tanaman.<\/li>\n<li> Remediasi Lingkungan: Digunakan untuk meningkatkan bioremediasi tanah dan air yang terkontaminasi dengan memberikan pelepasan oksigen secara perlahan.<\/li>\n<li> Industri makanan: Digunakan sebagai bahan tambahan makanan untuk meningkatkan kualitas adonan dan memutihkan tepung.<\/li>\n<li> Sintesis kimia: Digunakan dalam produksi berbagai bahan kimia, termasuk H2O2 dan kalsium stearat.<\/li>\n<li> Produksi polimer: digunakan sebagai inisiator polimer dalam produksi polietilen dan plastik lainnya.<\/li>\n<li> Pengolahan Air: Digunakan sebagai sumber hidrogen peroksida untuk pengolahan air, termasuk desinfeksi dan pengendalian bau.<\/li>\n<li> Penambangan: Digunakan sebagai bahan peledak dalam operasi penambangan.<\/li>\n<li> Industri minyak dan gas: digunakan sebagai sumber oksigen untuk meningkatkan perolehan minyak dan untuk menghilangkan sulfida dan merkaptan dari aliran minyak dan gas.<\/li>\n<\/ul>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"> <strong>Pertanyaan:<\/strong><\/h2>\n<h3 class=\"wp-block-heading\"> T: Dapatkah hidrogen peroksida melarutkan timbunan kalsium dalam tubuh manusia?<\/h3>\n<p> J: Hidrogen peroksida efektif dalam menghilangkan endapan Ca2+ dalam beberapa kasus, namun sebaiknya hanya digunakan di bawah arahan ahli kesehatan.<\/p>\n<h3 class=\"wp-block-heading\"> T: Dari mana asal kalsium peroksida?<\/h3>\n<p> J: CaO2 pertama kali ditemukan pada awal tahun 1900an oleh seorang ahli kimia Perancis bernama Paul Sabatier.<\/p>\n<h3 class=\"wp-block-heading\"> T: Apa itu kalsium peroksida?<\/h3>\n<p> A: CaO2 adalah bubuk berwarna putih atau kekuningan yang digunakan sebagai sumber oksigen dalam berbagai aplikasi industri dan lingkungan.<\/p>\n<h3 class=\"wp-block-heading\"> T: Apakah garam kalsium peroksida?<\/h3>\n<p> J: Tidak, CaO2 bukanlah garam. Ini adalah senyawa kimia yang mengandung kalsium, oksigen, dan terkadang unsur lainnya.<\/p>\n<h3 class=\"wp-block-heading\"> T: Apa itu CaO2?<\/h3>\n<p> A: CaO2 adalah rumus kimia untuk kalsium peroksida.<\/p>\n<h3 class=\"wp-block-heading\"> T: Apa yang dimaksud dengan CaO2?<\/h3>\n<p> A: CaO2 adalah kependekan dari senyawa kimia kalsium peroksida.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kalsium peroksida (CaO2) adalah senyawa kimia yang melepaskan oksigen saat bersentuhan dengan air. Ini umumnya digunakan sebagai zat pengoksidasi dalam aplikasi industri dan pertanian, termasuk remediasi tanah dan pengolahan air limbah. Nama IUPAC Kalsium dioksida Formula molekul CaO2 nomor CAS 1305-79-9 Sinonim Kalsium superoksida; Kalsium dioksida peroksida; CP Di ChI InChI=1S\/Ca.O2\/c;1-2\/q+2;-2 Sifat kalsium peroksida Formula &#8230; <a title=\"Kalsium peroksida \u2013 cao2, 1305-79-9\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/chemuza.org\/id\/kalsium-peroksida-cao2\/\" aria-label=\"More on Kalsium peroksida \u2013 cao2, 1305-79-9\">Baca selengkapnya<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-670","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-bahan-kimia"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Kalsium peroksida - CaO2, 1305-79-9<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Kalsium peroksida (CaO2) adalah senyawa kimia yang melepaskan oksigen saat bersentuhan dengan air. Ini biasanya digunakan sebagai zat pengoksidasi\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/chemuza.org\/id\/kalsium-peroksida-cao2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kalsium peroksida - CaO2, 1305-79-9\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kalsium peroksida (CaO2) adalah senyawa kimia yang melepaskan oksigen saat bersentuhan dengan air. Ini biasanya digunakan sebagai zat pengoksidasi\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/chemuza.org\/id\/kalsium-peroksida-cao2\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Chemuza\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-07-21T19:12:24+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/chemuza.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/CaO2.jpg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Tim redaksi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Tim redaksi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/chemuza.org\/id\/kalsium-peroksida-cao2\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/chemuza.org\/id\/kalsium-peroksida-cao2\/\"},\"author\":{\"name\":\"Tim redaksi\",\"@id\":\"https:\/\/chemuza.org\/id\/#\/schema\/person\/4b79ed6e6acfa448a7934f923b2d6a73\"},\"headline\":\"Kalsium peroksida \u2013 cao2, 1305-79-9\",\"datePublished\":\"2023-07-21T19:12:24+00:00\",\"dateModified\":\"2023-07-21T19:12:24+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/chemuza.org\/id\/kalsium-peroksida-cao2\/\"},\"wordCount\":925,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/chemuza.org\/id\/#organization\"},\"articleSection\":[\"Bahan kimia\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/chemuza.org\/id\/kalsium-peroksida-cao2\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/chemuza.org\/id\/kalsium-peroksida-cao2\/\",\"url\":\"https:\/\/chemuza.org\/id\/kalsium-peroksida-cao2\/\",\"name\":\"Kalsium peroksida - CaO2, 1305-79-9\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/chemuza.org\/id\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-07-21T19:12:24+00:00\",\"dateModified\":\"2023-07-21T19:12:24+00:00\",\"description\":\"Kalsium peroksida (CaO2) adalah senyawa kimia yang melepaskan oksigen saat bersentuhan dengan air. Ini biasanya digunakan sebagai zat pengoksidasi\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/chemuza.org\/id\/kalsium-peroksida-cao2\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/chemuza.org\/id\/kalsium-peroksida-cao2\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/chemuza.org\/id\/kalsium-peroksida-cao2\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Rumah\",\"item\":\"https:\/\/chemuza.org\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kalsium peroksida \u2013 cao2, 1305-79-9\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/chemuza.org\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/chemuza.org\/id\/\",\"name\":\"Chemuza\",\"description\":\"Gerbang Anda menuju penemuan bahan kimia!\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/chemuza.org\/id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/chemuza.org\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/chemuza.org\/id\/#organization\",\"name\":\"Chemuza\",\"url\":\"https:\/\/chemuza.org\/id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/chemuza.org\/id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/chemuza.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/chemuza-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/chemuza.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/chemuza-logo.png\",\"width\":387,\"height\":70,\"caption\":\"Chemuza\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/chemuza.org\/id\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/chemuza.org\/id\/#\/schema\/person\/4b79ed6e6acfa448a7934f923b2d6a73\",\"name\":\"Tim redaksi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/chemuza.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/83f7322a09fc21cefea6640cea6759bbf64fa5d4c6b95e46e8d9efcd5e52a47a?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/83f7322a09fc21cefea6640cea6759bbf64fa5d4c6b95e46e8d9efcd5e52a47a?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Tim redaksi\"},\"sameAs\":[\"http:\/\/chemuza.org\/id\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Kalsium peroksida - CaO2, 1305-79-9","description":"Kalsium peroksida (CaO2) adalah senyawa kimia yang melepaskan oksigen saat bersentuhan dengan air. Ini biasanya digunakan sebagai zat pengoksidasi","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/chemuza.org\/id\/kalsium-peroksida-cao2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Kalsium peroksida - CaO2, 1305-79-9","og_description":"Kalsium peroksida (CaO2) adalah senyawa kimia yang melepaskan oksigen saat bersentuhan dengan air. Ini biasanya digunakan sebagai zat pengoksidasi","og_url":"https:\/\/chemuza.org\/id\/kalsium-peroksida-cao2\/","og_site_name":"Chemuza","article_published_time":"2023-07-21T19:12:24+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/chemuza.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/CaO2.jpg"}],"author":"Tim redaksi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Tim redaksi","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/chemuza.org\/id\/kalsium-peroksida-cao2\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/chemuza.org\/id\/kalsium-peroksida-cao2\/"},"author":{"name":"Tim redaksi","@id":"https:\/\/chemuza.org\/id\/#\/schema\/person\/4b79ed6e6acfa448a7934f923b2d6a73"},"headline":"Kalsium peroksida \u2013 cao2, 1305-79-9","datePublished":"2023-07-21T19:12:24+00:00","dateModified":"2023-07-21T19:12:24+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/chemuza.org\/id\/kalsium-peroksida-cao2\/"},"wordCount":925,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/chemuza.org\/id\/#organization"},"articleSection":["Bahan kimia"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/chemuza.org\/id\/kalsium-peroksida-cao2\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/chemuza.org\/id\/kalsium-peroksida-cao2\/","url":"https:\/\/chemuza.org\/id\/kalsium-peroksida-cao2\/","name":"Kalsium peroksida - CaO2, 1305-79-9","isPartOf":{"@id":"https:\/\/chemuza.org\/id\/#website"},"datePublished":"2023-07-21T19:12:24+00:00","dateModified":"2023-07-21T19:12:24+00:00","description":"Kalsium peroksida (CaO2) adalah senyawa kimia yang melepaskan oksigen saat bersentuhan dengan air. Ini biasanya digunakan sebagai zat pengoksidasi","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/chemuza.org\/id\/kalsium-peroksida-cao2\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/chemuza.org\/id\/kalsium-peroksida-cao2\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/chemuza.org\/id\/kalsium-peroksida-cao2\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Rumah","item":"https:\/\/chemuza.org\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Kalsium peroksida \u2013 cao2, 1305-79-9"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/chemuza.org\/id\/#website","url":"https:\/\/chemuza.org\/id\/","name":"Chemuza","description":"Gerbang Anda menuju penemuan bahan kimia!","publisher":{"@id":"https:\/\/chemuza.org\/id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/chemuza.org\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/chemuza.org\/id\/#organization","name":"Chemuza","url":"https:\/\/chemuza.org\/id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/chemuza.org\/id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/chemuza.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/chemuza-logo.png","contentUrl":"https:\/\/chemuza.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/chemuza-logo.png","width":387,"height":70,"caption":"Chemuza"},"image":{"@id":"https:\/\/chemuza.org\/id\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/chemuza.org\/id\/#\/schema\/person\/4b79ed6e6acfa448a7934f923b2d6a73","name":"Tim redaksi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/chemuza.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/83f7322a09fc21cefea6640cea6759bbf64fa5d4c6b95e46e8d9efcd5e52a47a?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/83f7322a09fc21cefea6640cea6759bbf64fa5d4c6b95e46e8d9efcd5e52a47a?s=96&d=mm&r=g","caption":"Tim redaksi"},"sameAs":["http:\/\/chemuza.org\/id"]}]}},"yoast_meta":{"yoast_wpseo_title":"","yoast_wpseo_metadesc":"","yoast_wpseo_canonical":""},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/chemuza.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/670","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/chemuza.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/chemuza.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/chemuza.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/chemuza.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=670"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/chemuza.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/670\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/chemuza.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=670"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/chemuza.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=670"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/chemuza.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=670"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}