{"id":369,"date":"2023-07-23T16:02:24","date_gmt":"2023-07-23T16:02:24","guid":{"rendered":"https:\/\/chemuza.org\/id\/amonium-oksida-nh42o\/"},"modified":"2023-07-23T16:02:24","modified_gmt":"2023-07-23T16:02:24","slug":"amonium-oksida-nh42o","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/chemuza.org\/id\/amonium-oksida-nh42o\/","title":{"rendered":"Amonium oksida \u2013 (nh4)2o, 12046-03-6"},"content":{"rendered":"<p>Amonium oksida ((NH4)2O) adalah senyawa kristal putih yang larut dalam air dan bertindak sebagai basa lemah. Ini dihasilkan oleh reaksi amonia dan oksigen dan digunakan dalam pupuk, bahan pembersih dan sebagai alat pemadam kebakaran.<\/p>\n<figure class=\"wp-block-table\">\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td> <strong>Nama IUPAC<\/strong><\/td>\n<td> Amonium oksida<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td> <strong>Formula molekul<\/strong><\/td>\n<td> (NH4)2O<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td> <strong>nomor CAS<\/strong><\/td>\n<td> 12046-03-6<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td> <strong>Sinonim<\/strong><\/td>\n<td> Amonium hidroksida, larutan amonia, Aqua Amonia<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td> <strong>Di ChI<\/strong><\/td>\n<td> InChI=1S\/H4N.O\/h1H4;\/q+1;-1<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<\/figure>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"> <strong>Sifat amonium oksida<\/strong><\/h2>\n<h3 class=\"wp-block-heading\"> Rumus Amonium Oksida<\/h3>\n<p> Rumus amonium oksida adalah (NH4)2O. Ini adalah senyawa yang terdiri dari satu atom nitrogen dan empat atom hidrogen dikombinasikan dengan satu atom oksigen.<\/p>\n<h3 class=\"wp-block-heading\"> Massa Molar Amonium Oksida<\/h3>\n<p> Massa molar amonium oksida kira-kira 52,07 gram per mol. Ini dihitung dengan menjumlahkan berat atom semua atom yang ada dalam molekul. Massa molar membantu menentukan jumlah partikel yang ada dalam jumlah tertentu suatu zat.<\/p>\n<h3 class=\"wp-block-heading\"> Titik didih amonium oksida<\/h3>\n<p> Titik didih (NH4)2O kira-kira 90\u00b0C. Ini adalah suhu di mana tekanan uap suatu cairan sama dengan tekanan di sekitarnya, menyebabkan cairan berubah menjadi gas. Titik didih suatu zat merupakan sifat fisik penting yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi dan membedakan berbagai senyawa.<\/p>\n<h3 class=\"wp-block-heading\"> Titik leleh amonium oksida<\/h3>\n<p> Titik leleh (NH4)2O kira-kira -6\u00b0C. Ini adalah suhu di mana zat padat berubah menjadi cairan. Titik leleh suatu zat dapat digunakan untuk mengidentifikasi dan membedakan berbagai senyawa, serta untuk menentukan kemurnian suatu zat.<\/p>\n<h3 class=\"wp-block-heading\"> Massa jenis amonium oksida g\/ml<\/h3>\n<p> Massa jenis (NH4)2O kira-kira 1,02 g\/ml. Massa jenis adalah jumlah massa per satuan volume dan merupakan sifat fisik dasar suatu zat. Massa jenis suatu zat dapat digunakan untuk mengidentifikasi dan membedakan berbagai senyawa, serta untuk menentukan kemurnian suatu zat.<\/p>\n<h3 class=\"wp-block-heading\"> Berat molekul amonium oksida<\/h3>\n<p> Berat molekul amonium oksida kira-kira 52,07 g\/mol. Ini adalah jumlah berat atom dari semua atom yang ada dalam molekul suatu zat. Berat molekul dapat digunakan untuk menghitung mol suatu zat yang ada dalam suatu massa tertentu dan merupakan sifat fisik penting yang digunakan dalam banyak bidang ilmu pengetahuan. <\/p>\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"alignright size-large is-resized\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" src=\"https:\/\/chemuza.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/ammonium-oxide.jpg\" alt=\"Amonium oksida\" width=\"246\" height=\"98\" srcset=\"\" sizes=\"auto, \"><\/figure>\n<\/div>\n<h3 class=\"wp-block-heading\"> Struktur amonium oksida<\/h3>\n<p> Amonium oksida adalah senyawa yang terdiri dari atom nitrogen dan oksigen. Ia memiliki rumus molekul (NH4)2O dan terdiri dari dua atom nitrogen dan satu atom oksigen. Atom nitrogen terikat dengan atom oksigen melalui ikatan kovalen dan juga mempunyai muatan positif. Senyawa tersebut bersifat basa atau basa karena adanya ion amonium.<\/p>\n<figure class=\"wp-block-table\">\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td> <strong>Penampilan<\/strong><\/td>\n<td> Padatan kristal putih<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td> <strong>Berat jenis<\/strong><\/td>\n<td> 1,02 gram\/cm\u00b3<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td> <strong>Warna<\/strong><\/td>\n<td> Putih<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td> <strong>Bau<\/strong><\/td>\n<td> Amonia<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td> <strong>Masa molar<\/strong><\/td>\n<td> 52,07 g\/mol<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td> <strong>Kepadatan<\/strong><\/td>\n<td> 1,02 gram\/cm\u00b3<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td> <strong>Titik fusi<\/strong><\/td>\n<td> -6\u00b0C<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td> <strong>Titik didih<\/strong><\/td>\n<td> 90\u00b0C<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td> <strong>Titik kilat<\/strong><\/td>\n<td> T\/A<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td> <strong>Kelarutan dalam air<\/strong><\/td>\n<td> Larut<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td> <strong>Kelarutan<\/strong><\/td>\n<td> Larut dalam air<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td> <strong>Tekanan uap<\/strong><\/td>\n<td> T\/A<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td> <strong>Kepadatan uap<\/strong><\/td>\n<td> T\/A<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td> <strong>pKa<\/strong><\/td>\n<td> T\/A<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td> <strong>pH<\/strong><\/td>\n<td> 11.6 (100 g\/L, H2O, 20\u00b0C)<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<\/figure>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"> <strong>Keamanan dan bahaya amonium oksida<\/strong><\/h2>\n<p> (NH4)2O mengiritasi mata, kulit dan sistem pernapasan. Menghirup uapnya dapat menyebabkan batuk, sesak napas, dan iritasi paru-paru. Kontak dengan kulit dapat menyebabkan gatal dan kemerahan. Senyawa tersebut harus ditangani dengan hati-hati dan tindakan perlindungan seperti sarung tangan dan pelindung mata harus digunakan. Jika terkena, area yang terkena harus dibilas dengan air dan perhatian medis harus dicari jika gejalanya terus berlanjut. Bahan ini juga mudah terbakar dan harus dijauhkan dari sumber api.<\/p>\n<figure class=\"wp-block-table\">\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td> <strong>Simbol bahaya<\/strong><\/td>\n<td> Mengiritasi<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td> <strong>Deskripsi Keamanan<\/strong><\/td>\n<td> S26-S36\/37\/39<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td> <strong>Nomor identifikasi PBB<\/strong><\/td>\n<td> UN2672<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td> <strong>kode HS<\/strong><\/td>\n<td> 2841.90.90<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td> <strong>Kelas bahaya<\/strong><\/td>\n<td> 8<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td> <strong>Kelompok pengepakan<\/strong><\/td>\n<td> AKU AKU AKU<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td> <strong>Toksisitas<\/strong><\/td>\n<td> Mengiritasi mata, kulit dan sistem pernafasan<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<\/figure>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"> <strong>Metode sintesis amonium oksida<\/strong><\/h2>\n<p> (NH4)2O dapat disintesis dengan beberapa metode, termasuk dekomposisi termal amonium nitrat dan reaksi antara gas <a href=\"https:\/\/chemuza.org\/id\/amonia-nh3\/\">amonia<\/a> dan gas oksigen.<\/p>\n<p> Salah satu metodenya melibatkan dekomposisi termal amonium nitrat, yang merupakan pupuk umum. Reaksi tersebut menghasilkan amonia dan nitrogen dioksida, yang kemudian dioksidasi menjadi nitrogen dioksida dan oksida nitrat. Nitrit oksida bereaksi dengan lebih banyak gas <a href=\"https:\/\/chemuza.org\/id\/amonia-nh3\/\">amonia<\/a> membentuk (NH4)2O.<\/p>\n<p> Metode lain melibatkan melewatkan gas amonia di atas katalis yang dipanaskan, menyebabkan atom nitrogen dan oksigen bergabung dan membentuk (NH4)2O. Kedua metode ini menghasilkan (NH4)2O berupa padatan kristal putih, yang dapat dimurnikan melalui rekristalisasi.<\/p>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"> <strong>Kegunaan amonium oksida<\/strong><\/h2>\n<p> Industri menggunakan (NH4)2O untuk berbagai keperluan karena kandungan amoniumnya yang tinggi dan sifat basa yang kuat. Sebagai pupuk, ia menyediakan sumber nitrogen bagi tanaman. Bahan pembersih menggunakannya untuk melarutkan lemak dan kotoran. Industri metalurgi menggunakannya sebagai zat pereduksi oksida logam, khususnya dalam produksi aluminium. Sebagai zat pendingin, ia digunakan dalam sistem pendingin industri dan sebagai sumber nitrogen dalam produksi asam nitrat. Di laboratorium, ahli kimia menggunakannya sebagai sumber amonia untuk reaksi kimia. Fleksibilitas (NH4)2O menjadikannya bahan kimia berharga dengan banyak aplikasi di semua sektor.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Amonium oksida ((NH4)2O) adalah senyawa kristal putih yang larut dalam air dan bertindak sebagai basa lemah. Ini dihasilkan oleh reaksi amonia dan oksigen dan digunakan dalam pupuk, bahan pembersih dan sebagai alat pemadam kebakaran. Nama IUPAC Amonium oksida Formula molekul (NH4)2O nomor CAS 12046-03-6 Sinonim Amonium hidroksida, larutan amonia, Aqua Amonia Di ChI InChI=1S\/H4N.O\/h1H4;\/q+1;-1 Sifat &#8230; <a title=\"Amonium oksida \u2013 (nh4)2o, 12046-03-6\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/chemuza.org\/id\/amonium-oksida-nh42o\/\" aria-label=\"More on Amonium oksida \u2013 (nh4)2o, 12046-03-6\">Baca selengkapnya<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-369","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-bahan-kimia"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Amonium oksida - (NH4)2O, 12046-03-6<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Amonium oksida ((NH4)2O) adalah senyawa kristal putih yang larut dalam air dan bertindak sebagai basa lemah. Itu diproduksi melalui\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/chemuza.org\/id\/amonium-oksida-nh42o\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Amonium oksida - (NH4)2O, 12046-03-6\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Amonium oksida ((NH4)2O) adalah senyawa kristal putih yang larut dalam air dan bertindak sebagai basa lemah. Itu diproduksi melalui\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/chemuza.org\/id\/amonium-oksida-nh42o\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Chemuza\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-07-23T16:02:24+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/chemuza.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/ammonium-oxide.jpg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Tim redaksi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Tim redaksi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/chemuza.org\/id\/amonium-oksida-nh42o\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/chemuza.org\/id\/amonium-oksida-nh42o\/\"},\"author\":{\"name\":\"Tim redaksi\",\"@id\":\"https:\/\/chemuza.org\/id\/#\/schema\/person\/4b79ed6e6acfa448a7934f923b2d6a73\"},\"headline\":\"Amonium oksida \u2013 (nh4)2o, 12046-03-6\",\"datePublished\":\"2023-07-23T16:02:24+00:00\",\"dateModified\":\"2023-07-23T16:02:24+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/chemuza.org\/id\/amonium-oksida-nh42o\/\"},\"wordCount\":722,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/chemuza.org\/id\/#organization\"},\"articleSection\":[\"Bahan kimia\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/chemuza.org\/id\/amonium-oksida-nh42o\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/chemuza.org\/id\/amonium-oksida-nh42o\/\",\"url\":\"https:\/\/chemuza.org\/id\/amonium-oksida-nh42o\/\",\"name\":\"Amonium oksida - (NH4)2O, 12046-03-6\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/chemuza.org\/id\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-07-23T16:02:24+00:00\",\"dateModified\":\"2023-07-23T16:02:24+00:00\",\"description\":\"Amonium oksida ((NH4)2O) adalah senyawa kristal putih yang larut dalam air dan bertindak sebagai basa lemah. Itu diproduksi melalui\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/chemuza.org\/id\/amonium-oksida-nh42o\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/chemuza.org\/id\/amonium-oksida-nh42o\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/chemuza.org\/id\/amonium-oksida-nh42o\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Rumah\",\"item\":\"https:\/\/chemuza.org\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Amonium oksida \u2013 (nh4)2o, 12046-03-6\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/chemuza.org\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/chemuza.org\/id\/\",\"name\":\"Chemuza\",\"description\":\"Gerbang Anda menuju penemuan bahan kimia!\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/chemuza.org\/id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/chemuza.org\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/chemuza.org\/id\/#organization\",\"name\":\"Chemuza\",\"url\":\"https:\/\/chemuza.org\/id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/chemuza.org\/id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/chemuza.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/chemuza-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/chemuza.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/chemuza-logo.png\",\"width\":387,\"height\":70,\"caption\":\"Chemuza\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/chemuza.org\/id\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/chemuza.org\/id\/#\/schema\/person\/4b79ed6e6acfa448a7934f923b2d6a73\",\"name\":\"Tim redaksi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/chemuza.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/83f7322a09fc21cefea6640cea6759bbf64fa5d4c6b95e46e8d9efcd5e52a47a?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/83f7322a09fc21cefea6640cea6759bbf64fa5d4c6b95e46e8d9efcd5e52a47a?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Tim redaksi\"},\"sameAs\":[\"http:\/\/chemuza.org\/id\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Amonium oksida - (NH4)2O, 12046-03-6","description":"Amonium oksida ((NH4)2O) adalah senyawa kristal putih yang larut dalam air dan bertindak sebagai basa lemah. Itu diproduksi melalui","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/chemuza.org\/id\/amonium-oksida-nh42o\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Amonium oksida - (NH4)2O, 12046-03-6","og_description":"Amonium oksida ((NH4)2O) adalah senyawa kristal putih yang larut dalam air dan bertindak sebagai basa lemah. Itu diproduksi melalui","og_url":"https:\/\/chemuza.org\/id\/amonium-oksida-nh42o\/","og_site_name":"Chemuza","article_published_time":"2023-07-23T16:02:24+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/chemuza.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/ammonium-oxide.jpg"}],"author":"Tim redaksi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Tim redaksi","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/chemuza.org\/id\/amonium-oksida-nh42o\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/chemuza.org\/id\/amonium-oksida-nh42o\/"},"author":{"name":"Tim redaksi","@id":"https:\/\/chemuza.org\/id\/#\/schema\/person\/4b79ed6e6acfa448a7934f923b2d6a73"},"headline":"Amonium oksida \u2013 (nh4)2o, 12046-03-6","datePublished":"2023-07-23T16:02:24+00:00","dateModified":"2023-07-23T16:02:24+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/chemuza.org\/id\/amonium-oksida-nh42o\/"},"wordCount":722,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/chemuza.org\/id\/#organization"},"articleSection":["Bahan kimia"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/chemuza.org\/id\/amonium-oksida-nh42o\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/chemuza.org\/id\/amonium-oksida-nh42o\/","url":"https:\/\/chemuza.org\/id\/amonium-oksida-nh42o\/","name":"Amonium oksida - (NH4)2O, 12046-03-6","isPartOf":{"@id":"https:\/\/chemuza.org\/id\/#website"},"datePublished":"2023-07-23T16:02:24+00:00","dateModified":"2023-07-23T16:02:24+00:00","description":"Amonium oksida ((NH4)2O) adalah senyawa kristal putih yang larut dalam air dan bertindak sebagai basa lemah. Itu diproduksi melalui","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/chemuza.org\/id\/amonium-oksida-nh42o\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/chemuza.org\/id\/amonium-oksida-nh42o\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/chemuza.org\/id\/amonium-oksida-nh42o\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Rumah","item":"https:\/\/chemuza.org\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Amonium oksida \u2013 (nh4)2o, 12046-03-6"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/chemuza.org\/id\/#website","url":"https:\/\/chemuza.org\/id\/","name":"Chemuza","description":"Gerbang Anda menuju penemuan bahan kimia!","publisher":{"@id":"https:\/\/chemuza.org\/id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/chemuza.org\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/chemuza.org\/id\/#organization","name":"Chemuza","url":"https:\/\/chemuza.org\/id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/chemuza.org\/id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/chemuza.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/chemuza-logo.png","contentUrl":"https:\/\/chemuza.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/chemuza-logo.png","width":387,"height":70,"caption":"Chemuza"},"image":{"@id":"https:\/\/chemuza.org\/id\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/chemuza.org\/id\/#\/schema\/person\/4b79ed6e6acfa448a7934f923b2d6a73","name":"Tim redaksi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/chemuza.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/83f7322a09fc21cefea6640cea6759bbf64fa5d4c6b95e46e8d9efcd5e52a47a?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/83f7322a09fc21cefea6640cea6759bbf64fa5d4c6b95e46e8d9efcd5e52a47a?s=96&d=mm&r=g","caption":"Tim redaksi"},"sameAs":["http:\/\/chemuza.org\/id"]}]}},"yoast_meta":{"yoast_wpseo_title":"","yoast_wpseo_metadesc":"","yoast_wpseo_canonical":""},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/chemuza.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/369","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/chemuza.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/chemuza.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/chemuza.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/chemuza.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=369"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/chemuza.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/369\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/chemuza.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=369"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/chemuza.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=369"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/chemuza.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=369"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}