{"id":274,"date":"2023-07-24T13:04:38","date_gmt":"2023-07-24T13:04:38","guid":{"rendered":"https:\/\/chemuza.org\/id\/struktur-po2-lewis\/"},"modified":"2023-07-24T13:04:38","modified_gmt":"2023-07-24T13:04:38","slug":"struktur-po2-lewis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/chemuza.org\/id\/struktur-po2-lewis\/","title":{"rendered":"Po2- struktur lewis dalam 6 langkah (dengan gambar)"},"content":{"rendered":"<figure class=\"wp-block-image aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"650\" height=\"447\" src=\"https:\/\/chemuza.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/structure-po2-lewis.jpg\" alt=\"Struktur PO2-Lewis\" class=\"wp-image-3707\" srcset=\"\" sizes=\"auto, \"><\/figure>\n<p> Jadi Anda sudah melihat gambar di atas kan?<\/p>\n<p> Izinkan saya menjelaskan secara singkat gambar di atas.<\/p>\n<p> <strong><em><mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0);color:#ff0000\" class=\"has-inline-color\">Struktur PO2-Lewis memiliki atom fosfor (P) di tengahnya yang dikelilingi oleh dua atom oksigen (O). Terdapat 1 ikatan rangkap dan 1 ikatan tunggal antara atom fosfor (P) dan setiap atom oksigen (O). Ada muatan formal -1 pada atom oksigen yang terikat tunggal (O).<\/mark><\/em><\/strong><\/p>\n<p> Jika Anda tidak memahami apa pun dari gambar struktur PO2-Lewis di atas, tetaplah bersama saya dan Anda akan mendapatkan penjelasan langkah demi langkah yang mendetail tentang menggambar struktur Lewis<a href=\"https:\/\/webbook.nist.gov\/cgi\/inchi?ID=C20499585&amp;Mask=8\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">ion PO2<\/a> .<\/p>\n<p> Jadi mari kita lanjutkan ke langkah-langkah menggambar <a href=\"https:\/\/chemuza.org\/id\/definisi-dasar-kimia\/\">struktur Lewis<\/a> ion PO2.<\/p>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"> <strong>Langkah-langkah menggambar struktur PO2-Lewis<\/strong><\/h2>\n<h3 class=\"wp-block-heading\"> <strong>Langkah 1: Temukan jumlah total elektron valensi dalam ion PO2<\/strong><\/h3>\n<p> Untuk mengetahui jumlah total <a href=\"https:\/\/chemuza.org\/id\/definisi-dasar-kimia\/\">elektron valensi<\/a> pada ion PO2-, pertama-tama Anda perlu mengetahui elektron valensi yang terdapat pada atom fosfor dan juga pada atom oksigen.<br \/> (Elektron valensi adalah elektron yang ada di <a href=\"https:\/\/chemuza.org\/id\/definisi-dasar-kimia\/\">orbit<\/a> terluar atom mana pun.)<\/p>\n<p> Disini saya akan memberi tahu Anda cara mudah mencari elektron valensi fosfor dan oksigen menggunakan tabel periodik.<\/p>\n<p> <strong>Jumlah elektron valensi pada ion PO2-<\/strong><\/p>\n<p> <strong>\u2192 Elektron valensi diberikan oleh atom fosfor:<\/strong> <\/p>\n<figure class=\"wp-block-image aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"600\" height=\"302\" src=\"https:\/\/chemuza.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/2-5.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-99\" srcset=\"\" sizes=\"auto, \"><\/figure>\n<p> Fosfor adalah unsur dalam golongan 15 tabel periodik. <a href=\"https:\/\/periodic.lanl.gov\/15.shtml\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><sup>[1]<\/sup><\/a> Oleh karena itu, elektron valensi yang ada dalam fosfor adalah <strong>5<\/strong> . <\/p>\n<figure class=\"wp-block-image aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"600\" height=\"262\" src=\"https:\/\/chemuza.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/3-5.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-100\" srcset=\"\" sizes=\"auto, \"><\/figure>\n<p> Anda dapat melihat 5 elektron valensi yang terdapat pada atom fosfor seperti terlihat pada gambar di atas.<\/p>\n<p> <strong>\u2192 Elektron valensi diberikan oleh atom oksigen:<\/strong> <\/p>\n<figure class=\"wp-block-image aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"600\" height=\"300\" src=\"https:\/\/chemuza.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/2-2.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-49\" srcset=\"\" sizes=\"auto, \"><\/figure>\n<p> Oksigen adalah unsur dalam golongan 16 tabel periodik. <a href=\"https:\/\/education.jlab.org\/itselemental\/ele008.html\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><sup>[2]<\/sup><\/a> Oleh karena itu, elektron valensi yang ada dalam oksigen adalah <strong>6<\/strong> . <\/p>\n<figure class=\"wp-block-image aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"600\" height=\"238\" src=\"https:\/\/chemuza.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/3-2.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-50\" srcset=\"\" sizes=\"auto, \"><\/figure>\n<p> Anda dapat melihat 6 elektron valensi yang ada pada atom oksigen seperti terlihat pada gambar di atas.<\/p>\n<p> Jadi,<\/p>\n<p> <strong>Jumlah elektron valensi pada ion PO2-<\/strong> = elektron valensi yang disumbangkan oleh 1 atom fosfor + elektron valensi yang disumbangkan oleh 2 atom oksigen + 1 elektron tambahan yang ditambahkan karena 1 muatan negatif = <strong>5 + 6(2) + 1 = 18<\/strong> .<\/p>\n<h3 class=\"wp-block-heading\"> <strong>Langkah 2: Pilih atom pusat<\/strong><\/h3>\n<p> Untuk memilih atom pusat, kita harus ingat bahwa atom yang paling <a href=\"https:\/\/chemuza.org\/id\/definisi-dasar-kimia\/\">elektronegatifnya<\/a> tetap berada di pusat.<\/p>\n<p> Sekarang ion yang diberikan adalah ion PO2- dan mengandung atom fosfor (P) dan atom oksigen (O). <\/p>\n<figure class=\"wp-block-image aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"800\" height=\"478\" src=\"https:\/\/chemuza.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/5.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-29\" srcset=\"\" sizes=\"auto, \"><\/figure>\n<p> Nilai keelektronegatifan atom fosfor (P) dan atom oksigen (O) dapat Anda lihat pada tabel periodik di atas.<\/p>\n<p> Jika kita membandingkan nilai keelektronegatifan fosfor (P) dan oksigen (O), maka <a href=\"https:\/\/chemuza.org\/id\/keelektronegatifan-tabel-periodik\/\">atom fosfor kurang elektronegatif<\/a> .<\/p>\n<p> Di sini, atom fosfor (P) adalah atom pusat dan atom oksigen (O) adalah atom terluar. <\/p>\n<figure class=\"wp-block-image aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"600\" height=\"59\" src=\"https:\/\/chemuza.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/po2-etape-1.webp\" alt=\"PO2-langkah 1\" class=\"wp-image-3708\" srcset=\"\" sizes=\"auto, \"><\/figure>\n<h3 class=\"wp-block-heading\"> <strong>Langkah 3: Hubungkan setiap atom dengan menempatkan sepasang elektron di antara keduanya<\/strong><\/h3>\n<p> Sekarang, dalam molekul PO2, Anda perlu menempatkan <a href=\"https:\/\/chemuza.org\/id\/definisi-dasar-kimia\/\">pasangan elektron<\/a> antara atom fosfor (P) dan atom oksigen (O). <\/p>\n<figure class=\"wp-block-image aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"600\" height=\"59\" src=\"https:\/\/chemuza.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/po2-etape-2.webp\" alt=\"PO2-langkah 2\" class=\"wp-image-3709\" srcset=\"\" sizes=\"auto, \"><\/figure>\n<p> Hal ini menunjukkan bahwa fosfor (P) dan oksigen (O) <a href=\"https:\/\/en.wikipedia.org\/wiki\/Chemical_bond\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">terikat secara kimia<\/a> satu sama lain dalam molekul PO2.<\/p>\n<h3 class=\"wp-block-heading\"> <strong>Langkah 4: Jadikan atom luar stabil. Tempatkan sisa pasangan elektron valensi pada atom pusat.<\/strong><\/h3>\n<p> Pada langkah ini Anda perlu memeriksa stabilitas atom luar.<\/p>\n<p> Di sini, pada sketsa molekul PO2 Anda dapat melihat bahwa atom terluar adalah atom oksigen.<\/p>\n<p> Atom oksigen eksternal ini membentuk oktet dan karenanya stabil. <\/p>\n<figure class=\"wp-block-image aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"600\" height=\"260\" src=\"https:\/\/chemuza.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/po2-etape-3.webp\" alt=\"PO2-langkah 3\" class=\"wp-image-3710\" srcset=\"\" sizes=\"auto, \"><\/figure>\n<p> Selain itu, pada langkah 1, kami menghitung jumlah total elektron valensi yang ada dalam ion PO2-.<\/p>\n<p> Ion PO2- memiliki total <strong>18 elektron valensi<\/strong> dan dari jumlah tersebut, hanya <strong>16 elektron valensi<\/strong> yang digunakan pada diagram di atas.<\/p>\n<p> Jadi jumlah elektron yang tersisa = <strong>18 \u2013 16 = 2<\/strong> .<\/p>\n<p> Anda perlu menempatkan <strong>2<\/strong> elektron ini pada atom fosfor pusat pada diagram molekul PO2 di atas. <\/p>\n<figure class=\"wp-block-image aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"600\" height=\"239\" src=\"https:\/\/chemuza.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/po2-etape-4.webp\" alt=\"PO2-langkah 4\" class=\"wp-image-3711\" srcset=\"\" sizes=\"auto, \"><\/figure>\n<p> Sekarang mari kita lanjutkan ke langkah berikutnya.<\/p>\n<h3 class=\"wp-block-heading\"> <strong>Langkah 5: Periksa oktet pada atom pusat. Jika tidak mempunyai oktet, pindahkan pasangan elektron bebasnya sehingga membentuk ikatan rangkap dua atau ikatan rangkap tiga.<\/strong><\/h3>\n<p> Pada langkah ini, Anda perlu memeriksa apakah atom fosfor pusat (P) stabil atau tidak.<\/p>\n<p> Untuk memeriksa kestabilan atom fosfor pusat (P), kita perlu memeriksa apakah atom tersebut membentuk oktet atau tidak.<\/p>\n<p> Sayangnya, atom fosfor tidak membentuk oktet di sini. Fosfor hanya memiliki 6 elektron dan tidak stabil. <\/p>\n<figure class=\"wp-block-image aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"600\" height=\"260\" src=\"https:\/\/chemuza.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/po2-etape-5.webp\" alt=\"PO2-langkah 5\" class=\"wp-image-3712\" srcset=\"\" sizes=\"auto, \"><\/figure>\n<p> Nah, untuk membuat atom fosfor ini stabil, Anda perlu memindahkan pasangan elektron dari atom oksigen terluar agar atom fosfor menjadi lebih stabil. <\/p>\n<figure class=\"wp-block-image aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"600\" height=\"113\" src=\"https:\/\/chemuza.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/po2-etape-6.webp\" alt=\"PO2-langkah 6\" class=\"wp-image-3713\" srcset=\"\" sizes=\"auto, \"><\/figure>\n<p> Setelah pasangan elektron ini berpindah, atom fosfor pusat akan mendapat 2 elektron lagi sehingga total elektronnya menjadi 8. <\/p>\n<figure class=\"wp-block-image aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"600\" height=\"241\" src=\"https:\/\/chemuza.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/po2-etape-7.webp\" alt=\"PO2-langkah 7\" class=\"wp-image-3714\" srcset=\"\" sizes=\"auto, \"><\/figure>\n<p> Terlihat pada gambar di atas bahwa atom fosfor membentuk oktet karena memiliki 8 elektron.<\/p>\n<p> Sekarang mari kita lanjutkan ke langkah terakhir untuk memeriksa apakah struktur Lewis di atas stabil atau tidak.<\/p>\n<h3 class=\"wp-block-heading\"> <strong>Langkah 6: Periksa stabilitas struktur Lewis<\/strong><\/h3>\n<p> Sekarang Anda telah sampai pada langkah terakhir di mana Anda perlu memeriksa stabilitas struktur Lewis PO2.<\/p>\n<p> Stabilitas struktur Lewis dapat diverifikasi dengan menggunakan konsep <a href=\"https:\/\/bluebox.creighton.edu\/demo\/modules\/en-boundless-old\/www.boundless.com\/chemistry\/definition\/formal-charge\/index.html\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">muatan formal<\/a> .<\/p>\n<p> Singkatnya, sekarang kita perlu mencari muatan formal pada atom fosfor (P) serta atom oksigen (O) yang ada dalam molekul PO2.<\/p>\n<p> Untuk menghitung pajak formal, Anda harus menggunakan rumus berikut:<\/p>\n<p class=\"has-background\" style=\"background-color:#ffe9cf\"> <strong>Muatan formal = Elektron valensi \u2013 (Elektron ikatan)\/2 \u2013 Elektron non-ikatan<\/strong><\/p>\n<p> Jumlah <a href=\"https:\/\/chemuza.org\/id\/definisi-dasar-kimia\/\">elektron ikatan<\/a> dan <a href=\"https:\/\/chemuza.org\/id\/definisi-dasar-kimia\/\">elektron non ikatan<\/a> setiap atom molekul PO2 dapat Anda lihat pada gambar di bawah ini. <\/p>\n<figure class=\"wp-block-image aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"600\" height=\"336\" src=\"https:\/\/chemuza.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/po2-etape-8.webp\" alt=\"PO2-langkah 8\" class=\"wp-image-3715\" srcset=\"\" sizes=\"auto, \"><\/figure>\n<p> <strong>Untuk atom fosfor (P):<\/strong><strong><br \/><\/strong> Elektron valensi = 5 (karena fosfor berada pada golongan 15)<strong><br \/><\/strong> Elektron ikatan = 6<br \/> Elektron tidak terikat = 2<\/p>\n<p> <strong>Untuk atom oksigen (O) yang terikat tunggal:<\/strong><strong><br \/><\/strong> Elektron valensi = 6 (karena oksigen berada pada golongan 16)<strong><br \/><\/strong> Elektron ikatan = 2<br \/> Elektron tidak terikat = 6<\/p>\n<p> <strong>Untuk atom oksigen (O) yang terikat rangkap:<\/strong><strong><br \/><\/strong> Elektron valensi = 6 (karena oksigen berada pada golongan 16)<strong><br \/><\/strong> Elektron ikatan = 4<br \/> Elektron tidak terikat = 4 <\/p>\n<figure class=\"wp-block-table\">\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td class=\"has-text-align-center\" data-align=\"center\"> <strong>Tuduhan formal<\/strong><\/td>\n<td> <strong>=<\/strong><\/td>\n<td class=\"has-text-align-center\" data-align=\"center\"> <strong>elektron valensi<\/strong><\/td>\n<td> <strong>\u2013<\/strong><\/td>\n<td class=\"has-text-align-center\" data-align=\"center\"> <strong>(Mengikat elektron)\/2<\/strong><\/td>\n<td> <strong>\u2013<\/strong><\/td>\n<td class=\"has-text-align-center\" data-align=\"center\"> <strong>Elektron yang tidak terikat<\/strong> <\/td>\n<td><\/td>\n<td class=\"has-text-align-center\" data-align=\"center\"><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td class=\"has-text-align-center\" data-align=\"center\"> P.<\/td>\n<td> =<\/td>\n<td class=\"has-text-align-center\" data-align=\"center\"> 5<\/td>\n<td> \u2013<\/td>\n<td class=\"has-text-align-center\" data-align=\"center\"> 6\/2<\/td>\n<td> \u2013<\/td>\n<td class=\"has-text-align-center\" data-align=\"center\"> 2<\/td>\n<td> =<\/td>\n<td class=\"has-text-align-center\" data-align=\"center\"> <strong>0<\/strong><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td class=\"has-text-align-center\" data-align=\"center\"> O (ikatan tunggal)<\/td>\n<td> =<\/td>\n<td class=\"has-text-align-center\" data-align=\"center\"> 6<\/td>\n<td> \u2013<\/td>\n<td class=\"has-text-align-center\" data-align=\"center\"> 2\/2<\/td>\n<td> \u2013<\/td>\n<td class=\"has-text-align-center\" data-align=\"center\"> 6<\/td>\n<td> =<\/td>\n<td class=\"has-text-align-center\" data-align=\"center\"> <strong>-1<\/strong><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td class=\"has-text-align-center\" data-align=\"center\"> O (lompatan ganda)<\/td>\n<td> =<\/td>\n<td class=\"has-text-align-center\" data-align=\"center\"> 6<\/td>\n<td> \u2013<\/td>\n<td class=\"has-text-align-center\" data-align=\"center\"> 4\/2<\/td>\n<td> \u2013<\/td>\n<td class=\"has-text-align-center\" data-align=\"center\"> 4<\/td>\n<td> =<\/td>\n<td class=\"has-text-align-center\" data-align=\"center\"> <strong>0<\/strong><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<\/figure>\n<p> Dari perhitungan muatan formal di atas terlihat bahwa atom oksigen (O) yang berikatan tunggal mempunyai muatan <strong>-1<\/strong> dan atom lainnya bermuatan <strong>0<\/strong> .<\/p>\n<p> Jadi mari kita pertahankan muatan ini pada masing-masing atom dalam molekul PO2. <\/p>\n<figure class=\"wp-block-image aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"600\" height=\"110\" src=\"https:\/\/chemuza.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/po2-etape-9.webp\" alt=\"PO2-langkah 9\" class=\"wp-image-3716\" srcset=\"\" sizes=\"auto, \"><\/figure>\n<p> Muatan <strong>-1<\/strong> keseluruhan pada molekul PO2 ditunjukkan pada gambar di bawah. <\/p>\n<figure class=\"wp-block-image aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"600\" height=\"96\" src=\"https:\/\/chemuza.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/po2-etape-10.webp\" alt=\"PO2-langkah 10\" class=\"wp-image-3717\" srcset=\"\" sizes=\"auto, \"><\/figure>\n<p> Dalam struktur titik Lewis ion PO2 di atas, Anda juga dapat menyatakan setiap pasangan elektron ikatan (:) sebagai <a href=\"https:\/\/en.wikipedia.org\/wiki\/Single_bond\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">ikatan tunggal<\/a> (|). Melakukannya akan menghasilkan struktur Lewis ion PO2 berikut. <\/p>\n<figure class=\"wp-block-image aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"600\" height=\"231\" src=\"https:\/\/chemuza.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/structure-de-Lewis-de-po2.jpg\" alt=\"Struktur Lewis PO2-\" class=\"wp-image-3718\" srcset=\"\" sizes=\"auto, \"><\/figure>\n<p> Saya harap Anda telah memahami sepenuhnya semua langkah di atas.<\/p>\n<p> Untuk lebih banyak latihan dan pemahaman yang lebih baik, Anda dapat mencoba struktur Lewis lainnya yang tercantum di bawah.<\/p>\n<style>\n.wp-block-table table, .wp-block-table td, .wp-block-table th {\n    border: 0;\n}\n<\/style>\n<p><strong>Cobalah (atau setidaknya lihat) struktur Lewis ini untuk pemahaman yang lebih baik:<\/strong><\/p>\n<figure class=\"wp-block-table\">\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td> <a href=\"https:\/\/chemuza.org\/id\/struktur-tef5-lewis\/\">Struktur TeF5-Lewis<\/a><\/td>\n<td> <a href=\"https:\/\/chemuza.org\/id\/struktur-lewis-secl6\/\">Struktur Lewis SeCl6<\/a><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td> <a href=\"https:\/\/chemuza.org\/id\/sebr2-struktur-lewis\/\">Struktur Lewis SeBr2<\/a><\/td>\n<td> <a href=\"https:\/\/chemuza.org\/id\/struktur-hcp-lewis\/\">Struktur HCP Lewis<\/a><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td> <a href=\"https:\/\/chemuza.org\/id\/struktur-tef6-lewis\/\">Struktur Lewis TeF6<\/a><\/td>\n<td> <a href=\"https:\/\/chemuza.org\/id\/struktur-lewis-sef5\/\">Struktur SeF5-Lewis<\/a><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<\/figure>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jadi Anda sudah melihat gambar di atas kan? Izinkan saya menjelaskan secara singkat gambar di atas. Struktur PO2-Lewis memiliki atom fosfor (P) di tengahnya yang dikelilingi oleh dua atom oksigen (O). Terdapat 1 ikatan rangkap dan 1 ikatan tunggal antara atom fosfor (P) dan setiap atom oksigen (O). Ada muatan formal -1 pada atom oksigen &#8230; <a title=\"Po2- struktur lewis dalam 6 langkah (dengan gambar)\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/chemuza.org\/id\/struktur-po2-lewis\/\" aria-label=\"More on Po2- struktur lewis dalam 6 langkah (dengan gambar)\">Baca selengkapnya<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[12],"tags":[],"class_list":["post-274","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-struktur-lewis"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>PO2- Struktur Lewis dalam 6 langkah (dengan gambar) - Chemuza<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/chemuza.org\/id\/struktur-po2-lewis\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"PO2- Struktur Lewis dalam 6 langkah (dengan gambar) - Chemuza\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Jadi Anda sudah melihat gambar di atas kan? Izinkan saya menjelaskan secara singkat gambar di atas. Struktur PO2-Lewis memiliki atom fosfor (P) di tengahnya yang dikelilingi oleh dua atom oksigen (O). Terdapat 1 ikatan rangkap dan 1 ikatan tunggal antara atom fosfor (P) dan setiap atom oksigen (O). Ada muatan formal -1 pada atom oksigen ... Baca selengkapnya\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/chemuza.org\/id\/struktur-po2-lewis\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Chemuza\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-07-24T13:04:38+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/chemuza.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/structure-po2-lewis.jpg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Tim redaksi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Tim redaksi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/chemuza.org\/id\/struktur-po2-lewis\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/chemuza.org\/id\/struktur-po2-lewis\/\"},\"author\":{\"name\":\"Tim redaksi\",\"@id\":\"https:\/\/chemuza.org\/id\/#\/schema\/person\/4b79ed6e6acfa448a7934f923b2d6a73\"},\"headline\":\"Po2- struktur lewis dalam 6 langkah (dengan gambar)\",\"datePublished\":\"2023-07-24T13:04:38+00:00\",\"dateModified\":\"2023-07-24T13:04:38+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/chemuza.org\/id\/struktur-po2-lewis\/\"},\"wordCount\":956,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/chemuza.org\/id\/#organization\"},\"articleSection\":[\"Struktur lewis\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/chemuza.org\/id\/struktur-po2-lewis\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/chemuza.org\/id\/struktur-po2-lewis\/\",\"url\":\"https:\/\/chemuza.org\/id\/struktur-po2-lewis\/\",\"name\":\"PO2- Struktur Lewis dalam 6 langkah (dengan gambar) - Chemuza\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/chemuza.org\/id\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-07-24T13:04:38+00:00\",\"dateModified\":\"2023-07-24T13:04:38+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/chemuza.org\/id\/struktur-po2-lewis\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/chemuza.org\/id\/struktur-po2-lewis\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/chemuza.org\/id\/struktur-po2-lewis\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Rumah\",\"item\":\"https:\/\/chemuza.org\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Po2- struktur lewis dalam 6 langkah (dengan gambar)\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/chemuza.org\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/chemuza.org\/id\/\",\"name\":\"Chemuza\",\"description\":\"Gerbang Anda menuju penemuan bahan kimia!\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/chemuza.org\/id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/chemuza.org\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/chemuza.org\/id\/#organization\",\"name\":\"Chemuza\",\"url\":\"https:\/\/chemuza.org\/id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/chemuza.org\/id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/chemuza.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/chemuza-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/chemuza.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/chemuza-logo.png\",\"width\":387,\"height\":70,\"caption\":\"Chemuza\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/chemuza.org\/id\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/chemuza.org\/id\/#\/schema\/person\/4b79ed6e6acfa448a7934f923b2d6a73\",\"name\":\"Tim redaksi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/chemuza.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/83f7322a09fc21cefea6640cea6759bbf64fa5d4c6b95e46e8d9efcd5e52a47a?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/83f7322a09fc21cefea6640cea6759bbf64fa5d4c6b95e46e8d9efcd5e52a47a?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Tim redaksi\"},\"sameAs\":[\"http:\/\/chemuza.org\/id\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"PO2- Struktur Lewis dalam 6 langkah (dengan gambar) - Chemuza","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/chemuza.org\/id\/struktur-po2-lewis\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"PO2- Struktur Lewis dalam 6 langkah (dengan gambar) - Chemuza","og_description":"Jadi Anda sudah melihat gambar di atas kan? Izinkan saya menjelaskan secara singkat gambar di atas. Struktur PO2-Lewis memiliki atom fosfor (P) di tengahnya yang dikelilingi oleh dua atom oksigen (O). Terdapat 1 ikatan rangkap dan 1 ikatan tunggal antara atom fosfor (P) dan setiap atom oksigen (O). Ada muatan formal -1 pada atom oksigen ... Baca selengkapnya","og_url":"https:\/\/chemuza.org\/id\/struktur-po2-lewis\/","og_site_name":"Chemuza","article_published_time":"2023-07-24T13:04:38+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/chemuza.org\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/structure-po2-lewis.jpg"}],"author":"Tim redaksi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Tim redaksi","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/chemuza.org\/id\/struktur-po2-lewis\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/chemuza.org\/id\/struktur-po2-lewis\/"},"author":{"name":"Tim redaksi","@id":"https:\/\/chemuza.org\/id\/#\/schema\/person\/4b79ed6e6acfa448a7934f923b2d6a73"},"headline":"Po2- struktur lewis dalam 6 langkah (dengan gambar)","datePublished":"2023-07-24T13:04:38+00:00","dateModified":"2023-07-24T13:04:38+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/chemuza.org\/id\/struktur-po2-lewis\/"},"wordCount":956,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/chemuza.org\/id\/#organization"},"articleSection":["Struktur lewis"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/chemuza.org\/id\/struktur-po2-lewis\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/chemuza.org\/id\/struktur-po2-lewis\/","url":"https:\/\/chemuza.org\/id\/struktur-po2-lewis\/","name":"PO2- Struktur Lewis dalam 6 langkah (dengan gambar) - Chemuza","isPartOf":{"@id":"https:\/\/chemuza.org\/id\/#website"},"datePublished":"2023-07-24T13:04:38+00:00","dateModified":"2023-07-24T13:04:38+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/chemuza.org\/id\/struktur-po2-lewis\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/chemuza.org\/id\/struktur-po2-lewis\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/chemuza.org\/id\/struktur-po2-lewis\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Rumah","item":"https:\/\/chemuza.org\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Po2- struktur lewis dalam 6 langkah (dengan gambar)"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/chemuza.org\/id\/#website","url":"https:\/\/chemuza.org\/id\/","name":"Chemuza","description":"Gerbang Anda menuju penemuan bahan kimia!","publisher":{"@id":"https:\/\/chemuza.org\/id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/chemuza.org\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/chemuza.org\/id\/#organization","name":"Chemuza","url":"https:\/\/chemuza.org\/id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/chemuza.org\/id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/chemuza.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/chemuza-logo.png","contentUrl":"https:\/\/chemuza.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/chemuza-logo.png","width":387,"height":70,"caption":"Chemuza"},"image":{"@id":"https:\/\/chemuza.org\/id\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/chemuza.org\/id\/#\/schema\/person\/4b79ed6e6acfa448a7934f923b2d6a73","name":"Tim redaksi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/chemuza.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/83f7322a09fc21cefea6640cea6759bbf64fa5d4c6b95e46e8d9efcd5e52a47a?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/83f7322a09fc21cefea6640cea6759bbf64fa5d4c6b95e46e8d9efcd5e52a47a?s=96&d=mm&r=g","caption":"Tim redaksi"},"sameAs":["http:\/\/chemuza.org\/id"]}]}},"yoast_meta":{"yoast_wpseo_title":"","yoast_wpseo_metadesc":"","yoast_wpseo_canonical":""},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/chemuza.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/274","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/chemuza.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/chemuza.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/chemuza.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/chemuza.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=274"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/chemuza.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/274\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/chemuza.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=274"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/chemuza.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=274"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/chemuza.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=274"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}